Kamis, 05 Juli 2012

"IBUK" - Iwan Setyawan



Novel karangan Iwan Setywan yang berjudul "IBUK". Setelah gua baca sampai lembaran terakhir dengan waktu kurang lebih 3 hari 2 malam, gua bisa memetik banyaaak sekali pelajaran hidup dari novel "IBUK" ini. Hampir2 gua meneteskan air mata*baru hampir yah, belon keluar* di puluhan lembar terakhir, yang mengisahkan kepergian ayah dari penulis untuk selamanya.

Novel ini menceritakan kehidupan yang sangat sederhana dari seorang perempuan bernama Tinah yang jatuh cita dengan seorang sopir angkot bernama Sim, kemudian keduanya menikah. Mereka pun menjadi ibuk dan bapak. Lima anak terlahir terlahir sebagai buah cinta mereka.
Dengan kesederhanaan ,kesabaran ,keberanian, keyakinan, kekuatan cinta dan kekuatan do`a ibuk dan bapak, mereka bisa mengatasi realita hidup secara bersama-sama yang sangat menekan seiring dengan perkembangan anak2nya dan juga pernak-pernik kehidupan yang selalu membuat ibuk harus meneteskan air matanya ditengah sunyinya malam ketika anak2nya tertidur. Namun, air mata ibuk menjadi penghias dan semangat untuk kehidupan mereka semua serta memberi keyakinan, bahwa suatu saat nanti akan teripta kehidupan yang indah.

Menurut gua, novel karangan mas Iwan Setyawan ini sangat menginspirasi, sangat menyentuh hati, sangat luar biasa dan sangat memberikan pelajaran hidup yang benar-benar hidup. Bagaimana kita harus memiliki keberanian dan keyakinan untuk melawan hidup, bagaimana kita harus menghargai kerja keras kedua orang tua kita, bagaimana kita harus mengakui kekuatan cinta itu dapa mengubah segalanya :D

SEKIAN

Seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat. Buatlah pijakanmu kuat.
-Ibuk-

Tidak ada komentar: